Jumat, 30 November 2012

Sang Pejalan Kaki yang Menuntut Keadilan Tiba di Pekanbaru


MANUSIA DAN KEADILAN


Terlihat jelas raut kelelahan dari pria yang kini berusia 53 tahun ini, namun ia mencoba tidak menunjukan rasa penatnya. Hal tersebut dilakukan demi mencari keadilan untuk sang buah hati yang telah pergi meningalkan akibat ditabrak oleh oknum polisi. Indra Azwan yang sudah bertualang dengan berjalan kaki dari Malang tempat asalnya, ke jakarta. Pria berambut gondrong ini mulai menapakan kakinya ke Pulau Sumatera. Tapak demi setapak akhirnya dia telah melewati propinsi seperti Lampung, Sumatera Selatan, Jambi. Dan kini sampailah dia ke Pekanbaru Ibukota Propinsi Riau.

"Saya sudah 96 hari berjalan kaki dari Malang ke Pekanbaru. Misi saya satu, mencari keadilan untuk anak bungsu saya yang mati ditabrak Kompol Joko Sumantri yang kini bertugas di Polres Blitar," kata pria yang sebagian rambutnya berwarna putih kepada, di jalan Sumatera Pekanbaru.

Tas yang menggelayut di punggungnya berisi perbekalan selama perjalanan. Selain itu dia juga membawa tulisan spanduk yang berisi jalan kaki demi keadilan anaknya, serta bendera Merah Putih yang mulai lusuh.

"Anak saya Rifki Andika meninggal diusia 12 tahun waktu itu dia kelas 6 SD. Kejadian itu terjadi pada 8 Febuari 1993 sore di Malang tepatnya di depan rumah saya. Anak saya saat itu akan pergi les. Tiba-tiba dia ditabrak dengan mobil yang dikendari Joko, anak saya meninggal. Belakangan ternyata Joko dibebaskan dengan alasan kasusnya sudah kadaluarsa. Padahal pelaku sudah mengakui perbuatannya,” terangnya.

Kasus ini, lanjut Indra, sudah saya laporkan ke mana-mana seperti Polri, kejaksaan, Satgas Mafia Hukum, anggota DPR, Panglima TNI, Kapolri sampai saya juga mengadukan kasus ini ke Presidan SBY tapi tidak ada titik terang pelaku dihukum. “Saya hanya minta keadilan" ucap pria yang kulitnya sudah tampak keriput.

Riau adalah propinsi terakhir yang akan dilaluinya,  karena setelah itu pria yang kini hanya memiliki 3 anak ini akan melanjutkan perjalannya ke negara tetangga seperti Malaysia,Thailand, Myanmar dan keberbagai negara Arab.

"Setelah Pekanbaru saya akan berjalan kaki ke Dumai, kemudian saya akan ke Malaysia. Di negara orang, saya juga akan menyuarakan jeritan hati saya. Akhir perjalanan saya adalah di Mekah. Saya akan mengadu ke pada Allah SWT. Untuk keluarga, saya juga titip wasiat agar memperjuangkan kasus Rifki,” paparnya. Jika saya mati, sambungnya, pesan saya agar jasad saya dibawa ke depan Istana Negara. ”Jangan dikafani," tegas Indra yang mengakui sejauh ini tidak merasakan ada gangguan kesehatan dalam aksi jalan kakinya.
 

Bermacam-Macam Penderitaan di Indonesia

 

MANUSIA DAN PENDERITAAN


Penderitaan sepertinya tidak pernah berhenti menghampiri Indonesia. Berbagai peristiwa menghampiri dan membuat banyak orang harus menderita, harus menangis karena ditingalkan orang-orang yang dikasihi, kedinginan karena rumahnya terhempas badai tsunami, kepanasan karena tidak memiliki rumah untuk berteduh sudah ambruk terkena gempa, sehingga penderitaan yang panjang harus dialami dan dirasakan. Sepertinya penderitaan tidak pernah bosan menjumpai manusia. Ia akan ada dan terus hadir dalam kehidupan manusia.

Manusia sering mengalami kedua hal ini. Takut dengan penderitaan tetapi sering dia harus menerima penderitaan ini tanpa kekuatan. Manusia tidak dapat dan tidak mampu mengatur dirinya dengan pasti. Semua manusia memiliki keterbatasan berpikir, ketidak-sempurnaan diri, ketidak-berdayaan kekuatan, dll. Dalam keadaan ini, kita harus ingat bahwa semua yang dialami manusia sekarang semua ini terjadi karena keberdosaan sehingga Allah jauh daripadanya. Ketika seseorang hamba Allah SWT yang ingin bertobat kepada-Nya, karena pelanggaran dan perbuatannya yang jauh dari ajaran-Nya. Dosanya digambarkan dengan keadaan fisiknya yang lemah, dimusuhi oleh teman-temannya. Tetapi di tengah kepedihan dan penderitaan seseorang itu berkatakan : “Sebab kepada-Mu, ya Allah aku bersujud dan memohon ampun atas dosa yang telah ku perbuat”. Hanya Allah SWT satu-satunya jawaban dari penderitaan dialami orang itu, Allah SWT juga yang akan menolongnya.

Mungkin pada saat ini kita juga dalam penderitaan, yang kita sendiri tidak dapat lari dan melepaskan diri. Ingatlah, bahwa Allah SWT tetap akan selalu menolong umat-Nya yang sedang berada dalam kesulitan. Allah SWT yang Maha Pemaaf lagi Maha Penyayang. Ketika banyak jalan ditawarkan dunia ini, hanya Allah yang menawarkan ketenangan dan kesejukan jiwa. Jangan salah langkah untuk memutuskan perkara kehidupan kita. Hanya Allah SWT yang membantu, mengangkat, memulihkan hubungan yang rusak, memberikan sukacita dan damai sejahtera, sehingga seluruh keberadaan kita dapat mengatakan “Sebab kepada-Mu ya Allah aku berharap.

Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau lahir batin.
Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat atau tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.
 
Penderitaan akan dialami oleh semua orang, hal itu sudah merupakan “risiko” hidup. Allah memberikan kesenangan atau kebahagiaan kepada umatnya, tetapi juga memberikan penderitaan atau kesedihan agar manusia sadar untuk selalu bersyukur dan mengingat-Nya.

Pantai Carocok di Painan, Sumatra Barat

 

MANUSIA DAN KEINDAHAN


Pantai carocok ini terletak disebelah barat kota Painan, berjarak kira-kira 2 km dari Pasar Painan. Pantai ini sangat terkenal di Sumatera Barat maupun Indonesia, Pantai Carocok ini tidak kalah dari Pantai Pulau di Malaysia ( Pantai Semenanjung Kra ).

Dalam kawasan Objek Wisata Pantai Carocok Painan ini Juga terdapat sebuah Pulau Batu Karang yang tersambung dengan ujung Bukit Langkisau.Yaitu Pulau Batu Kareta, dahulu Pulau Batu Kareta dapat dicapai hanya pada saat air pasang surut, akan tetapi sejak dibangunnya jembatan oleh pihak PEMKAB pesisir selatan pulau batu kareta ini dapat dicapai kapan saja. Tidak itu saja sekitar 200 meter kebarat Pantai Carocok ini terletak sebuah pulau kecil yang bersejarah,yaitu Pulau Cingkuk. Dipulau ini dapat kita jumpai bekas-bekas Reruntuhan Benteng Portugis.

Menurut Sejarah Pertama kali Portugis menjejakan kakinya di Pesisir Pulau Sumatera adalah di Pulau Cingkuk ini. Di samping benteng Portugis tersebut di pulau ini juga ada sebuah makam orang portugis yang ada prasastinya. Pulau kecil yang berpasir putih dan berair sangat bersih serta sangat tenang ini sangat ramai dikunjungi orang untuk berwisata terutama pada saat hari libur. Berbagai kegiatan dapat dilakukan di pulau cingkuk ini mulai dari mandi air laut ,menyelam sampai memancing dapat dilakukan disini. Untuk mencapai pulau ini tidak susah, anda cukup berdiri di ujung jembatan wisata pantai carocok painan yang berada dihadapan Pulau Cingkuk, beberapa orang tukang perahu bermesin tempel akan menghampiri anda, menawarkan jasanya untuk mengantarkan anda Ke Pulau Cingkuk. Cukup dengan biaya Rp.5.000,- per orang.

Kembali ke Pantai carocok Painan, saat yang paling indah di pantai carocok painan adalah disaat matahari akan tengelam, panorama jingga sunset yang memantul diatas permukaan samudera indonesia sangat bagus disaksikan disini. Untuk mencapai lokasi pantai carocok ini tidaklah susah. Dari Padang, ibukota Propinsi Sumatera barat anda menuju Kota Painan, ibukota kabupaten Pesisir Selatan. Setiba di Kota Painan anda tuju bagian barat kota atau Carocok maka anda disambut oleh gerbang Pantai Carocok Painan.

Cinta Seorang Pria Kepada Wanita

   

MANUSIA DAN CINTA KASIH

 

Pada hakikatnya manusia diciptakan secara berpasang – pasangan dimana awal mulanya adalah nabi adam dan hawa. Mereka merupakan pasangan manusia pertama di bumi. Hal ini membuktikan bahwa mereka merupakan awal pasangan manusia yang saling menyayangi. Banyak hal yang membingungkan sebenarnya dari mana datangnya cinta? Mungkin jawaban itu tidak dapat di jawab dengan kata – kata karena cinta datang begitu saja, ia mengetuk hati seseorang untuk mencintai lawan jenisnya seketika. Sekarang bagaimanakah cinta pria dan wanita itu bisa tumbuh?

Secara teori cinta tumbuh dari hati ke hati dengan penuh kelembutan dan kasih sayang, mungkin perihal ini banyak kontroversi, kenapa? Banyak orang menderita karena cinta padahal cinta datang dari adanya kasih sayang, hal ini disebabkan karena pemaksaan kehendak, misalnya jika ada pria mencintai seorang wanita, tetapi si wanita tidak menyukai pria tersebut walaupun si wanita ini sudah menyatakan penolakannya tetapi si pria tetap bersih keras untuk berkorban dengan cintanya tetapi pengorbanannya sia – sia, hal inilah yang membuat cinta itu menjadi tidak nyaman.

Bagaimanakah agar cinta itu dapat berkembang sebagamana mestinya? Dari sini kita harus tau sifat dasar pria dan wanita, mayoritas pria 80% berpikir secara logika atau akal pikiran yang real tetapi wanita 80% berpikir memakai emosi yang berdasarkan dari hati bukan dari pikiran tau logika, dari segi ini dapat diketahui perbedaan yang signifikan antara wanita dan pria, oleh karena itu dalam proses percintaan jika pasangan ini saling egois akan terjadi ketidaknyamanan dalam hubungan, hal inilah yang membuat pria harus mengorbankan dan memperjuangkan cintanya untuk wanita yang dicintai, adakalanya pria harus mengalah kepada wanita untuk menuruti semua keinginan wanita tersebut sampai wanita tersebut mencintai pria ini, jika wanita sudah mencintainya maka cinta ini akan bertahan lama untuk pria tersebut.

Di dalam menjalin hubungan antara pria dan wanita tidak hanya dibutuhkan kepercayaan namun juga memerlukan komunikasi yang baik agar tercipta kenyamanan dalam hubungan. Terkadang sifat egois dapat menyebabkan hubungan tersebut retak, tetapi hal ini dapat dihindari dengan berusaha untuk saling pengertian. Wanita dan pria yang sedang menjalin hubungan pasti mempunyai perbedaan sifat, disinilah pasangan tersebut saling melengkapi satu sama lain.

Di dalam menjalin hubungan terdapat ikatan yaitu cinta, cinta dapat mengikat hati manusia, cinta dapat membahagiakan manusia, cinta pula yang dapat menyakiti manusia, tapi intinya cinta adalah anugerah yang diberikan Allah untuk umatnya dan sudah kehendaknyalah cinta itu akan datang.

Kamis, 01 November 2012

Kasus Video Porno Ariel PETERPAN

MANUSIA DAN KEGELISAHAN


Beberapa tahun lalu sempat beredar kasus video porno artis Luna Maya dan kekasihnya, Ariel Peterpan. Belum reda kasus tersebut, muncul kembali video porno dengan durasi lebih panjang dan pelaku yang sama yakni Ariel Peterpan namun pelaku wanitanya bukanlah Luna Maya melainkan artis Cut Tari.
Luna, Ariel dan Cut Tari sempat mengasingkan diri karena merebaknya video tersebut, mereka stres saat diburu oleh wartawan yang ingin mengkonfirmasi soal video porno tersebut. Beberapa hari kemudian Luna bahkan tak bisa sepenuhnya memandu acara disalah satu statiun tv. Parahnya, Luna tak lagi percaya untuk memandu acara musik tersebut. Tugas Luna memandu acara yang disiarkan secara langsung setiap hari bersama Olga Syahputra dan Rafi Ahmad itu digantikan oleh Astrid Tiar.
Pihak statiun tv tempat Cut Tari bekerja pun meminta penjelasan kepada Cut Tari berkenaan dengan video porno tersebut. Artis keturunan aceh ini pun terancam diputuskna kontraknya oleh pihak statiun tv. Saat itu cut tari masih belum bisa dimintai keterangan, Ia cenderung menghilang. Sementara itu, Ariel lebih banyak diam dan menunduk tiap ditanya tentang video itu, matanya tampak berkaca-kaca.

Dari contoh kasus diatas dapat disimpulkan bahwa kegelisan muncul karena adanya rasa malu. Itu semua merupakan akibat dari perbuatannya yang tidak bisa diterima oleh masyarakat dan lingkungan sekitar.

Tanggung Jawab Seorang Anak dan Pengabdian Orang Tua

 

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB SERTA PENGABDIAN

  
Sepasang suami istri guru sekolah dasar di sebuah desa dikaruniai enam orang anak. Untuk dapat memenuhi kebutuhan keluarga besar tersebut, si ibu tetap bekerja sebagai guru, karena tahu bahwa gaji suaminya juga kecil. Si ibu di rumah tidak melepaskan tanggung jawabnya sebagai ibu rumah tangga, karena memang tidak mampu membayar pembantu. Untuk urusan pendidikan di sekolah si bapak yang bertanggung jawab, sedangkan si ibu untuk urusan pendidikan yang bersangkutan dengan rumah tangga, si bapak membimbing putra putrinya dalam belajar di rumah malam hari, sedangkan siang hari ia mengajarkan anaknya untuk menanam sayur, memelihara ternak yang hasilnya langsung dapat dinikmati oleh keluarga, si ibu membimbing putra putrinya untuk mandiri, setelah anak-anaknya mulai harus sekolah di kota mereka hanya di sewakan kamar yang murah dan mereka sudah terbiasa mempersiapan segala sesuatunya sendiri seperti memasak, mencuci dan pekerjaan rumah lainnya.

Kini penghuni kamar tersebut semakin bertambah karena adik-adiknya yang mulai menyusul kakaknya untuk sekolah di kota. Seminggu sekali salah satu dari mereka pulang untul mengambil uang dan perbekalan di desa, dan sekali sebulan ayah ibu mereka datang ke kota untuk mengunjungi putra-putrinya untuk memastikan anak-anaknya menjalankan kewajibannya dengan baik dan benar. Hal demikian juga dilakukan oleh keluarganya sewaktu anak pertama mereka mulai masuk ke perguruan tinggi. Pada waktu di sulung sudah tamat dan bekerja, iya pindah ke tempat kerjanya dan ia pun mulai membantu orang tuanya untuk membiayai sekolah adik-adiknya. Sehingga putra-putri keluarga guru tersebut dapat menyelesaikan pendidikannya di tingkat perguruan tinggi dan menyandang gelar sarjana.
 Sementara itu kedua orang tua mereka yang usianya tidak lagi produktif kini sudah harus pensiun, putra-putri mereka pun merasa perjuangan kedua orang tua mereka sudah cukup, mereka pun merasa bangga terhadap orang tuanya yang telah membesarkan mereka dengan kasih sayang dan memberikan pendidikan yang cukup hingga mereka bisa merasakan hidup yang layak dan berguna bagi bangsa dan negara.
Dari contoh kasus diatas dapat kita simpulkan bahwa tanggun jawab yang dilakukan orang tua terhadap anak-anaknya dengan membiayai sekolah anak-anaknya hingga perguruan tinggi, dan pengabdian orang tua dengan sepenuh hati mereka lakukan agar putra-putrinya dapat menjadi anak yang berguna, membanggakan kedua orang tua dan bisa merasakan hidup layak.


(Sumber : Google)